ASUHAN KEPERAWATAN SOLUSIO PLASENTA PDF

There are many sophisticated features added to WinZip and they are architecture-related incredibly user-friendly interface advanced email support and many others. Forum link. But Express Zip does not allow you to find out on your own: A comprehensive browser-based but localized help explains everything from the first to the command lines. Cisco CP Express can be accessed in either of these two modes.

Author:Tojanos Samukasa
Country:Chile
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):21 August 2013
Pages:126
PDF File Size:17.68 Mb
ePub File Size:10.55 Mb
ISBN:579-5-82130-931-4
Downloads:62091
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Grojas



To browse Academia. Skip to main content. By using our site, you agree to our collection of information through the use of cookies. To learn more, view our Privacy Policy. Log In Sign Up. Tami Irawan. Etiologi 1. Kehilangan darah a. Dapat akibat eksternal seperti melalui luka terbuka.

Perdarahan internal dapat menyebabkan syok hipovolemik jika perdarahan ini di dalam toraks, abdomen, retroperitoneal atau tungkai atas 2. Kehilangan plasma merupakan akibat yang umum dari luka bakar, cedera berat atau inflamasi peritoneal. Kehilangan cairan dapat disebabkan oleh hilangnya cairan secara berlebihan melalui jalur gastroentestinal, urinarius atau kehilangan lainnya tanpa adanya penggantian yang adekuat C.

Respon tubuh saat kehilangan volume sirkulasi tubuh secara logis akan segeramemindahkan volume sirkulasinya dari organ non vital dan demikian fungsi organ vital terjaga karena cukup menerima aliran darah. Volume sirkulasi turun yang mengakibatkan teraktivasinya saraf simpatis di jantung dan organ lain. Akibatnya, denyut jantung meningkat, terjadi vasokontriksi dan redistribusi darah dari organ — organ nonvital, seperti di kulit, saluran cerna, dan ginjal.

Secara bersamaan sistem hormonal juga teraktivasi akibat perdarahan akut ini, dimana akan terjadi pelepasan hormon kortikotropin, yang akan merangsang pelepasan glukokortikoroid dan beta- endhorphin.

Kompleks Jukstamedula akan melepas renin, menurunkan MAP Mean Arterial Pressure ,dan meningkatkan pelepasan aldosteron dimana air dan natrium akan direabsorpsi kembali. Hiperglikemia sering terjadi saat perdarahan akut, karena proses glukoneogenesis dan glikogenolisis yang meningkat akibat pelepasan aldosteron dan growth hormone.

Katekolamin dilepas ke sirkulasi yang akan menghambat aktifitas dan produksi insulin sehingga gula darah meningkat. Secara keseluruhan bagian tubuh yang lain juga akan melakukan perubahan spesifik mengikuti kondisi tersebut. Terjadi proses autoregulasi yang luar biasa di otak dimana pasokan aliran darah akan pertahankan secara konstan melalui MAP Mean Arterial Pressure. Berdasarkan kemampuan respon tubuh terhadap kehilangan volume sirkulasi tersebut maka secara klinis, tahap syok hemoragik dapat di bedakan menjadi 3 tahapan yaitu : 1.

Fase kompensasi. Gejala klinik meliputi : pucat, takikardia, takipnea 2. Fase dekompensasi. Perdarahan lebih dari ml pada pasien normal kurang atau karena faktor — faktor yang ada. Fase kerusakan jaringan dan bahaya kematian. Penanganan perdarahan yang tidak adekuat menyebabkan hipoksia jaringan yang lama dan kematian jaringan dengan akibat : a.

Asidosis Metabolik : disebabkan metabolisme anaerob yang terjadi karena kekurangan oksigen. Dilatasi arteriol : akibat penumpukan hasil metabolisme selanjutnya menyebabkan penumpukan dan stagnasi darah di kapilar dan keluarnya cairan ke dalam jaringan ekstravaskular.

Koagulasi intavaskular yang luas DIC disebabkan lepasnya tromboplastin dari jaringan yang rusak. Tanda dan gejala 1. Status mental Perubahan dalam sensorium merupakan tanda khas dari stadium syok.

Ansietas, tidak bisa tenang, takut apati, stupor, atau koma dapat ditemukan. Kelainan — kelainan ini menunjukan adanya perkusi cerebral yang menurun. Tanda — Tanda Vital a. Tekanan Darah Perubahan awal dari tekanan darah akibat hipovolemia adalah adanya pengurangan selisih antara tekanan sistolik dan diastolik. Ini merupakan akibat adanya peningkatan tekanan diastolik yang disebabkan oleh vasokontriksi atas rangsangan simpatis. Hipotensi postural dan hipotensi pada keadaan berbaring akan timbul.

Perbedaan postural lebih besar dari 15 mmHg. Deyut Nadi Takikardi postural dan bahkan dalam keadaan berbaring adalah karakteristik untuk syok. Takikardi tidak dapat ditemukan pada pasien yang diobati dengan beta blocker. Pernapasan Takipnea adalah karakteristik dan alkalosis respiratorius sering ditemukan pada tahap awal dari syok. Kulit a. Kulit dapat terasa dingin, pucat, dan berbintik — bintik. Secara keseluruhan mudah berubah menjadi pucat. Vena-vena ekstremitas menunjukan tekanan yang rendah ini yang dinamakan vena perifer yang kolaps.

Tidak ditemukan adanya distensi vena jugularis. Gejala-gejala Pasien mengeluh mual, lemah atau lelah. Sering ditemukan rasa haus yang sangat.

Tekanan darah dan nadi normal b. Takikardi — Takipnea b. Tekanan darah sistolik rendah d. Kulit dingin, berkerut, pucat b. Tekanan darah sangat rendah c. Gelisah d. Hipotensi berat berat b. Hanya nadi karotis yang teraba c. Syok ireversibel F. Penatalaksanaan Medis Tujuan penanganan medis adalah untuk mengembalikan volume intravaskuler, mendistribusikan kembali volume cairan, dan mengatasi penyebab utama syok.

Jika pasien mengalami hemoragi, perdarahan dihentikan dengan cara penekanan atau operasi. Penggantian cairan dan darah i. Sedikitnya ada dua jalur IV yang terpasang pada pasien untuk memberikan cairan obat dan atau darah.

Produk darah digunakan hanya jika tidak ada alternatif lain atau perdarahan banyak dan cepat. Redistribusi Cairan Mengatur posisi pasien dengan tepat akan membantu upaya redistribusi cairan — modifikasi. Posisi trendelenburg direkomendasikan pada kasus syok hipovolemik. Meninggikan tungkai akan mendorong pengembalian darah vena.

Terapi Farmakologi 1 Analgesik : morfin 10 mg IV. Jika ada rasa sakit, kerusakan jaringan atau rusak. Dapat menurunkaan resistensi perifer dan meningkatkan kerja jantung dan perfusi jaringan. Jika terdapat asidosis. Monitoring : 1. Central venous pressure CVP : normal 10 — 12 cm air 2.

Nadi 3. Tekanan darah 4. Produksi urin 5. Tekanan kapilar paru : normal torr 6. Perbaikan klinik : pucat, sianosis, sesak, keringat dingin, dan kesadaran G. Komplikasi Syok yang tidak dapat segera diatasi akan merusa jaringan di berbagai organ sehingga dapat terjadi komplikasi — komplikasi seperti gagal ginjal akut, nekrosis hipofise sindroma sheehan , dan koagulasi intravaskuler diseminata DIC.

Diagnosa Keperawatan I. Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan ekspansi paru II. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang mutlak I.

Intervensi 1. Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan ekspansi paru a. Monitor TTV b. Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi c. Catat pergerakan dada dan adanya retraksi d. Monitor pola nafas e. Berikan alat bantu pernafasan 2. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan penurunan aliran darah perifer a. Gunakan prinsip aseptik untuk kontak dengan pasien c. Monitor adanya tromboplebitis d. Batasi gerakan pada ekstremitas e. Kolaborasi pemberian obat 3. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang mutlak.

Mengevaluasi TTV b. Evaluasi kebutuhan cairan c. Evaluasi kebutuhan nutrisi d. Penuhi kebutuhan cairan elektrolit e.

CCNP VOICE CVOICE 642-437 QUICK REFERENCE 3RD EDITION PDF

Asuhan Keperawatan Solusio Plasenta

LRTimelapse takes you timely results to the next level. Read more. Disard confused compressor routing really kickstart on the channels- A great blend control and hand acceleration navigation Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Do not go through your workflow to find the right bass test for electronic EDM hip-hop and industrial mixes - instead create your ideal flashlight in seconds with the new Rapture Kick Start Expansion Pack. Germany capital is Berlin the country largest city by region and one of the most influential centers of European politics and culture.

74LS160D DATASHEET PDF

Askep Perdarahan antepartum Pada Trimester III Plasenta Previa

Perdarahan Antepartum : Perdarahan yg terjadi pd kehamilan trimester ke- 3. Plasenta previa dan solutio placenta menjadi bagian terbesar kasus kematian ibu. Klasifikasi Plasenta Privea 1. Plasenta previa totalis : Seluruh ostium internum tertutup oleh plasenta lebih sering terjadi 2. Plasenta previa lateralis : Hanya sebagian ostium tertutup oleh plasenta 3.

CHISUMBANJE ETHANOL PROJECT PDF

Latar Belakang

To browse Academia. Skip to main content. By using our site, you agree to our collection of information through the use of cookies. To learn more, view our Privacy Policy.

Related Articles